Rabu, 31 Oktober 2012 - 07:44:00 WIB
Pak Nurul Khoiri
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Widyasatwika - Dibaca: 1898 kali

Siapa tak kenal dia?  Nah kan? Semua pasti paham ‘n mengangguk-angguk. Itu khan ... Nah, benar sekala Pak Nurul. Lengkapnya Drs. Nurul Khoiri. Ehh, rahasia ya.. kata berita yang didengar Wik@, beliau itu ..GPI lo..hah?? apa ya.. orangnya kalem, sabar, merhatiin siswa.. dan satu lagi..penuh prestasi bo..!Gimana sich, perjalanan hidup beliau ? Berikut liputannya..

Pak Nurul lahir di Malang, tanggal 12 Pebruari 1962. Saat ini beliau tinggal  di Jl. Kauman no. 100 Turen, RT 6 RW 2 bersama isteri tercinta Ibu Rosyidah. Pak Nurul dikaruniai 3 orang putra, Moh. Bayuzar Elkufi (14 tahun) sekarang kelas IX sebuah MTs Negeri di Malang, Rismawardhani El Khoir, cewek,  (8 tahun) kelas II SD, dan paling buncit Ahmad Da’irobi El Rosyid (6 tahun) kelas I SD.

Kalian tau sendiri khan! Sebelum meniti jenjang karier sebagai Guru, pastinya beliau menimba ilmu dulu. Iya kan? Iya dong! Bener kan, bener dong !! Nah mari kita lanjutkan. Jelajahi terus perjalanan kuli tinta Wik@, jangan sampai berhenti di tengah jalan.

Riwayat pendidikan beliau  patut kita tiru. Tahun 1968 – 1973 sekolah di SD Pancawita atau lazim disebut SD 6 Turen. Tahun 1974 – 1976 melanjutkan sekolah di MTs Miftahul Huda Turen. Kemudian melanjutkan ke Madrasah Aliyah Ma’arif di Singosari, lulus pada tahun 1980. (Kita waktu itu masih di mana ya???)

 Pada tahun 1977 beliau mengikuti seleksi/tes PGA (Pendidikan Guru Agama), lalu melanjutkan di IKIP  Malang pada tahun 1980 dan diwisuda pada tahun 1985. Wah, hebat ya. Dari tahun ke tahun dipenuhi dengan pengalaman mencari ilmu. Hingga lulus menjadi seorang Sarjana Pendidikan bidang Pendidikan Sejarah. Karena itu Pak Nurul, Guru kita ini, termasuk Guru yang terpilih untuk menyusun buku Sejarang Malang, yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, dan diedarkan di seluruh sekolah SD – SMA/SMK di kabupaten Malang... Wih.. betul-betul tokoh dan sejarahwan.. ya??!

Sobat Wik@, kini sampai pada riwayat pekerjaan, wah tambah serem dech!

Diawali tahun 1982 – 1989 mengajar di MTs Miftahul Huda (Lo? Berarti belum lulus kuliah ya? Wah sudah dipanggil Pak Guru lo”). Mata pelajaran yang diajarkan Geografi, Sejarah dan... matematika..! ck..ck..ck. Tahun 1983 – 1992 mengajar di MA Al-Furqon Turen, mata pelajaran sejarah (hah? Tahun itu sudah merangkap dua sekolahan donk??!). Pada tahun 1984-1992 bertambah lagi kesibukannya dengan mengajar Sejarah di  SMA Ma’Arif Turen. Tahun 1985-1992 menjadi Guru Sejarah dan Bahasa Arab lalu diangkat menjadi Kepala Sekolah di MTs Al Fatah Turen. Tahun 1995-1998 masih sempat pula mengajar di MA Al-Ikhsan, Blambangan Krebet Bululawang. Tahun 1986-1992 mengabdikan diri di MA Miftahul Huda. Baru pada tahun 1988 hingga sekarang nich! Mengajar di SMP Negeri 1 Gondanglegi. Adapun mata pelajaran yang pernah diajarkan hingga sekarang adalah Geografi, Ekonomi, Sejarah hingga TIK. Pada tahun 2000 hingga sekarang pula membantu roda pendidikan di SMP Al Rifa’ie.

Selama mengabdi di dunia pendidikan, banyak jabatan dan prestasi yang diraih. Benar-benar Guru yang peluh pengabdian dan super sibuk. Jabatan seperti Wali Kelas, Kepala Urusan (Kaur Kurikulum, Kaur Sarana Prasarana, Humas, hingga Wakil Kepala Sekolah) semua pernah dilakoni. Bahkan sekarang ketika sekolah kita menuju SSN, beliau pula yang dipercaya untuk membidani bersama beberapa Guru kita yang handal dan terpercaya. Bahkan di sekolah swasta beliau pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah...

      Guru kita tercinta ini mempunyai hobi catur,bahkan sempat memperoleh juara I tingkat kecamatan. Di samping itu beliau juga pernah mengikuti lokakarya di Malang, lalu penataran mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Di tingkat nasinal beliau menjadi  calon instruktur imtaq di bogor. Di tingkat Provinsi beliau  menjadi peserta bagi calon instruktur Imtaq di Bogor. Di tingkat Provinsi beliau akhirnya diangkat sebagai Instruktur Imtaq dan pernah menularkan ilmunya di Batu dan Malang.

Nah pada musim sertifikasi seperti sekarang ini, seperti Qta selalu denger beritanya di tv dan koran, beliau adalah generasi pertama dengan pertimbangan sebagai Guru yang berprestasi. Hasilnya?? Bukan main, Drs Nurul Khoiri berhasil lulus setelah portofolionya dinilai bagus oleh tim Penilai dari Universitas Negeri Malang... Menanggapi hal itu, Pak Nurul kepada Wik@ bilang.. alhamdulillah, sandarkan segala urusan kepada Alloh.

Buat Q-ta2 beliau berpesan, beribadah kepada Alloh, berbakti kepada kedua orang tua, serta mentaati petuah Guru adalah kuwajiban hidup, kata Pak Nurul menutup perbincangan dan menuju ke mushola untuk sholat Dhuhur. Demikian wawancara Wik@ dengan Pak Nurul. Mudah-mudahan ada guna faedah bagi kita sekalian.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)